Hidup di Antara yang Ngeri-ngeri

Rakhmad Permana
2 min readDec 15, 2022
Salah satu scene film The Shinning. Gambar diambil dari sini.

Sebagai buruh media, mau tak mau setiap hari saya harus ikut membaca yang ngeri-ngeri. Sialnya, hal-hal ngeri ini belakangan makin intens saja. Dari keluarga yang mati hingga mengering di dalam rumah di Kalideres, sampai yang terbaru temuan potongan jari manusia di sayur lodeh di NTT. Ngeri nggak sih?

Soal kasus yang pertama, orang-orang sempat menduga-duga penyebab kematian keluarga di Kalideres mirip seperti keluarga India di serial The Burari Death yang tayang di Netflix itu. Keluarga yang mati karena ajaran sekte sesat. Ada pula yang mengaitkan penyebab kematian keluarga Kalideres ini dengan teori racun dari bedak. Pokoknya, semua teori-teori berseliweran dan membuat kesan misterius kasus ini makin kuat.

Tetapi ternyata, setelah polisi melakukan uji forensik dan psikologi forensik, keempat orang anggota keluarga Kalideres itu mati secara wajar saja. Tak ada yang aneh-aneh. Yang menyesakkan, justru kematian tragis mereka terjadi karena kebebalan sifat masing-masing.

Lalu soal jari manusia di sayur lodeh. Sampai sekarang masih jadi misteri. Para saksi udah diperiksa, tapi masih belum ada jawaban soal asal-muasal jari itu. Siapakah pemiliknya?

Ya, menjadi buruh media terkadang seperti seseorang yang dipaksa masuk ke dalam bioskop untuk menonton film thriller gore yang berdarah-darah. Namun tak ada pilihan lain jika ini menyangkut tuntutan profesi, urusan perut. Tentu saja selama yang ngeri-ngeri itu tak menyentuh hidup kita.

--

--

Rakhmad Permana

Lelaki yang percaya bahwa tidur adalah nikmat surga yang lain.